Berfikir Kreatif Saat Ekonomi Sulit Di Masa

Berfikir Kreatif Saat Ekonomi Sulit Di Masa

Webinar yang diselenggarakan selama dua hari ini dihadiri oleh sejumlah tokoh sukses, regulator serta investor yang telah memiliki pengalaman mumpuni di dunia pasar modal. Keinginan pergi ini juga dipengaruhi oleh proses yang tidak mudah. Mesti ada antigen dan tes covid-19 lainnya yang memutuskan banyak tidak berpergian. Di satu sisi memang, cara pemerintah ini untuk memastikan penyebaran virus korona tidak menyebar lebih luas. Tapi, fakta juga menyatakan, ketika pergerakkan orang meningkat, orang yang terpapar covid-19 juga meningkat.

Meski sudah direncanakan dan dieksekusi dengan baik, hasil kerja bisa saja tidak sesuai dengan harapan. Kesalahan, kekeliruan, keterlambatan, dan berbagai hal lainnya selalu mungkin terjadi. Memiliki hubungan yang baik dengan rekan kerja bukan hanya untuk memperluas jaringan saja, tapi juga bisameningkatkan produktivitas kerja Anda di kantor. Biasakan diri bersikap terbuka atau berbaur, sehingga kerjasama dengan mereka jadi lebih mudah terjalin. Agar energi positif datang menghampiri, awali hari dengan lebih ceria dan banyak tersenyum, sehingga aura positif bisa terpancar dari dalam diri Anda. Hal ini akan membuat lingkungan kerja terasa menjadi lebih menyenangkan dan jauh lebih nyaman.

Berfikir dalam bisnis

Hal-hal yang berkaitan dengan bisnis harus anda pelajari lebih dalam. Hal ini sangat diperlukan untuk mengarahkan visi dan misi anda dalam suatu bisnis atau usaha yang anda jalani. Pelajarilah hal-hal krusial yang dibutuhkan oleh bisnis anda sehingga anda bisa segera menentukan solusi dengan tepat.

Banyak yang menganggap musik sedih sebagai “keindahan” yang membantu orang merasa lebih baik. Selain itu, lagu-lagu sedih dapat membangkitkan ingatan, mengalihkan perhatian dari situasi negatif, dan membawa pesan yang kuat. Ketika konflik muncul, baik dengan sesama rekan kerja atau dengan klien, reaksi langsung kamu mungkin langsung ke pembelaan diri.

Berpikir positif telah terbukti membantu dalam pemecahan masalah. Penelitian yang dilakukan oleh Barbara Fredrickson, seorang professor psikologi, telah banyak membahas tentang kepositifan. Barbara menemukan bahwa mereka yang berpikit positif memiliki kapasitas lebih besar untuk menerima informasi baru. Ini kemudian meningkatkan perspektif dan kemampuan seseorang untuk menghubungkan titik-titik serta memungkinkan mereka untuk mengatasi masalah dan hambatan yang mungkin timbul.

Comments are closed.